Perusak-Perusak Keikhlasan

6 Des

Lanjutan Tazkiyatun Nufus,
Perusak-Perusak Keikhlasan

Oleh ustadz Muhammad Nuzul

Perusak-perusak keikhlasan:
1. Riya: seseorang melakukan suatu amalan/ibadah agar dilihat orang lain. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: (Sesungguhnya hal yang paling aku takutkan menimpa kalian yaitu syirik ashgor/kecil. Para sahabat bertanya: dan apakah yg dimaksud syirik ashgor itu ya Rasulullah? Nabi bersabda: Riya). HR Ahmad & dishahihkan albani.
2. Sum’ah: penyakit ini adalah saudara kandung riya, tidak ada perbedaan diantara keduanya kecuali dari segi sarana. Riya dg penglihatan sedangkan sum’ah dg pendengaran.
Kesimpulan: sum’ah yaitu seseorang beramal/beribadah agar didengar orang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: (Barangsiapa yang beramal dg sum’ah mk Allah akan perdengarkan manusia akan niatnya ini pd hari kiamat&barangsiapa yg beramal dg riya mk Allah akan memperlihatkan niat dia kpd manusia pd hari kiamat) HR Muslim.
3. Beribadah dengan tujuan dunia.
Contoh: orang yang berinfaq 10rb dg tujuan agar mendapatkan 7juta.
Firman Allah: “Barangsiapa yg menghendaki kehidupan dunia&perhiasannya, niscaya Kami berikan kpd mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dg sempurna (sesuai dgn yg ALLAH kehendaki) & mereka di dunia itu tdk akan dirugikan (15) Itulah orang-orang yg tdk memperoleh di akhirat kecuali neraka & lenyaplah di akhirat itu apa yg telah mereka usahakan di dunia&sia-sialah apa yg telah mereka kerjakan”. QS Hud: 15-16.

Tanya : stadz. Berarti kampanye memperbanyak shodakoh agar mendapat imbalan di dunia, ada ketidakiklasan ya stadz?
Jawab : Ya,Jk murni hny mencari imbalan dunia mk masuk k dlm surat hud ayat 15&16.tp jk ia mengharapkan wajah ALLAH&balasan d akhirat lalu setelah itu iapun mengharapkan janji ALLAH yg berupa imbalan dunia mk tdk apa”.

Tanya : Tapi, kadang kalo kita sedang dlm kesulitan dunia, lebih khusuk dlm ibadah dan doa, gmn ya stadz?
Tanya : Bagaimana biar iklhas tetap terjaga, krn memang bantuan dunia yg kita harapkan?
Jawab : Memahami hakikat dunia bahwa dunia adalah fitnah&tempat ujian u/ qt, miskin&kaya sama” ujian/fitnah,darah biru&merah sama” ujian/fitnah,sehat&sakit sama” ujian/fitnah.jd jk qt miskin&berinfaq hanya menghrpkan diganti dgn harta 700 kali lipat sama sj hanya berpindah dr fitnah yg satu k finah yg lain.mk kenikmatan yg hakiki hny saat qt dlm ketaatan&ibadah(dgn makna yg luas) kpd ALLAH dgn penuh keikhlasan& jk qt dpt melakukan hal ini dunia otomatis qt dapatkan,tp skali lg jk qt tlh mgharapkan wajah ALLAH&surga lalu stlh itu qt m’harapkan dunia yg telah dijanjikan ALLAH dlm dalil yg shahih mk tdk mengapa.dan jgn lupa bnyk” berdoa meminta keikhlasan dgn doa yg telah diajarkan Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam.

Satu Tanggapan to “Perusak-Perusak Keikhlasan”

  1. azqya Desember 6, 2010 pada 7:18 am #

    Syukran Katsir…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: