Adab-adab Buang Air

6 Des


Adab-adab buang air
:
1. Mencari tempat yg tertutup. Jabir berkata: “Adalah Rasulullah apabila mendatangi tempat buang air, beliau pergi sampai tidak terlihat”. (HR Abu Dawud).
2. Tidak membawa sesuatu yg ada padanya nama Allah, karena mengagungkan nama Allah adalah wajib. (Al Hajj: 32).
3. Membaca basmalah dan do’a ketika masuk wc: bismillah Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khabaaitsi.
Nabi bersabda: “Penghalang antara jinn dan aurat anak Adam apabila hendak masuk wc adalah dgn membaca: bismillah”. (Bukhari Muslim).
4. Mendahulukan kaki kiri, karena yang kanan khusus utk perbuatan yg mulai dan yg kiri utk sesuatu yg kotor dan rendah (lihat kitab As Sailul Jarraar 1/64).
5. Tidak boleh menghadap atau membelakangi kiblat secara mutlak, baik dalam bangunan maupun di luar bangunan.
Nabi bersabda: “Apabila kamu mendatangi wc janganlah menghadap dan membelakangi kiblat”. (Bukhari Muslim) lalu Abu Ayyub berkata: “Kami mendatangi Syam, ternyata wc-wc dibangun menghadap ka’bah, maka kami pun miring dan memohon ampun
6. Tidak boleh buang air di tempat-tempat berikut:
A. Jalan tempat berlalu lalang.
B. Tempat berteduh manusia.
Berdasarkan sabda Nabi: “Jauhilah dua perkara yg mengundang laknat: yaitu buang air di jalan manusia atau tempat berteduh mereka”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: