Fiqih Udlhiyyah (Berkorban)

28 Okt

Fiqih Udlhiyyah

‎​Hukumnya: para ulama berbeda pendapat: jumhur berpendapat sunnah muakkadah dan sebagian lagi brpendapat wajib.
Syaikhul islam ibnu taimiyah merajihkan wajibnya udlhiyyah bagi yg mampu, berdsarkan firman Allah (Al Kautsar: 2) dan hadits: “Siapa yg punya kemampuan namun tdk berudlhiyyah, maka janganlah ia mendekati mushalla kami”.
Dan juga karena ia adalah syi’ar islam yg agung.

Syarat-syarat udlhiyah:
1. Islam.
2. Baligh dan berakal.
3. Mampu.

Binatang yg boleh disembelih hanya tiga yaitu unta, sapi dan kambing berdsarkan firman Allah (Al Hajj: 34). Dan satu ekor kambing mencukupi utk satu orang dan keluarganya, berdasarkan hadits Abu Ayyub: “Adalah seseorg di zaman Nabi berudlhiyyah dgn kambing utk dirinya dan keluarganya, merekapun makan dan memberi makan”. (Ibnu Majah no 3147).

Adapun unta dan sapi dapat mencukupi tujuh org berdasarkan hadits Jabir :”Kami menyembelih bersama Rasulullah di hari perjanjian hudaibiyyah unta dan sapi utk tujuh org”. (Muslim 1318).

Syarat-syarat uth binatang sembelihan:
1. Umur.
Utk unta harus telah sempurna 5 tahun, sapi sempurna dua tahun, ma’iz (kambing jawa) satu tahun, dan dla’n (biri-biri) harus berupa jadz’ah yaitu sempurna setahun ada yg berpendapat setengah tahun.
2. Selamat dari cacat.
Berdasarkan hadits Al Baraa bin Aazib, nabi bersabda: “Empat binatang yg tdk mencukupi: yg buta dan jelas butanya, yg sakit dan jelas sakitnya, yg pincang dan jelas pincangnya, dan yg sangat kurus”m (shahih sunan An Nasai no 4073).
Dari hadits di atas, syarat cacat adalah jelas cacatnya, bila tersembunyi maka sah. Dan diqiyaskan kpd cacat diatas semua cacat yg jelas.

​Waktu udlhiyah.
Dimulai dari setelah shalat ‘idul adlha berdasarkan hadit Al Baraa bib ‘Aajib, Nabi bersabda: “Barang siapa yg menyembelih sebelum shalat hendaklah ia mengganti dgn lainnya”. (Muttafaq ‘alaih).
Dan berlanjut sampai sore hari tasyriq berdasarkan hadits: “Setiap hari tasyriq adalah sembelihan”. (HR Ahmad dll).
Dan waktu yg paling utama adalah setelah shalat iedul adlha.

Pembagian daging udlhiyyah.

Disunnahkan bagi yg berudlhiyyah utk memakan darinya, memberikan hadiah dan bershadaqah utk fakir miskin berdasarkan surat Al Hajj: 28).
Dan bagi org yg mau berudlhiyyah bila telah masuk sepuluh awal dzulhijjah haram atasnya memotong kuku dan rambutnya sampai selesai berudlhiyyah. Berdasarkan hadits Ummu Salamah secara marfu’ : “Apabila telah masuk sepuluh pertama, dan ia hendak berudlhiyyah janganlah sekali-kali ia memotong rambut dan kukunya”. (Muslim 1977).

Q: Jadi kira2 mulai tanggal 7 Nov yg mau berqurban jangan cukur rambut dan potong kuku ya stadz? (Kira2 karna melihat dari tanggal merah 17 Nov, mungkin utk lbh berhati2 mulai 6 Nov saja jgn cukur dan potong kuku?)

‎​Ustadz tdk boleh potong rambut dan kuku sepuluh hari sblm hari ied itu utk umum seluruh ummat muslim, apa bagi yg haji aja ustadz?

Ya. ‎​Utk semua yg mau berudlhiyah akh
‎​

Q: ‎​‎​Stad, Muhamdiyah menetapkan -dhul Adha jatuh 16 Nop. Di tempat ana, sholat Idhul Adha selalu mengikuti wukuf di Saudi, ana kebetulan jadi ketua panitia. Jika dengar penjelasan antum, kan kita lebih baik mengikuti pemerintah. Nah, andaikan pemerintah berbeda, apa yg harus aba lakukan? Dewan Syariah sudah emutuskan mengikuti wukuf, tolong nasihatnya Ustad. Syukron

A: ‎​Wah.. Kayaknya ana belum bisa komentar masalah tsb. Para ulama di zaman ini juga msh berselisih. Murid-murid syaikh Al Bani merajihkan ikut saudi, smntara masyayikh madinah merajihkan ikut pemerintah masing2
‎​Ana condong kpd yg kedua

Q: Jadi, tetap lebih baik ikut pemerintah ya Stad?
A. Iya, benar pak
Q: Ustad, kalo kulit kambing, harus diapakan ya. Beberpa kali di masjid ana kulit dijual dan hasilnya utk biaya operasional pemotongan, boleh nggak stad? Adakah cara lain yg syar’I?

A: Kulit dibagikan saja ke fakir miskin, setelah itu terserah mereka
Komentar: ‎​Kalo gak salah imam syafi’I mengharamkan kulit hewan kurban utk dijual, salah ya stadz?
A: betul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: