Kufur Secara Bahasa
Kufur secara bahasa artinya menutupi, oleh karena itu malam dalam bahasa arab dinamai kafir karena ia menutupi siang, dan petani juga disebut kafir karena ia menutupi biji dgn tanah.
Adapun secara istilah, kufur ada dua macam: kufur akbar dan kufur ashgar.
Kufur akbar adalah kufur yang mengeluarkan pelakunya dari millatul islam, dan ia ada enam macam:
1. Kufur takdzib yaitu mendustakan islam dengan hati dan lisan. Ia meyakini bahwa islam adalah dusta dan mengatakan dengan lisannya. (Al Mulk: 9).
2. Kufur juchud yaitu meyakini kebenaran islam dengan hatinya namun lisannya mendustakan bahkan memerangi dgn anggota badan. Contohnya adalah kufurnya fir’aun dan kuffar quraisy.
3. Kufur istikbar yaitu meyakini kebenaran islam dengan hati dan lisannya, namun ia bersombong diri dan tidak mau menerima islam dan melaksanakannya karena sombong dan menganggap remeh. Dan kufur ini disebut juga dengan kufur ‘ienad.
Contohnya kufur iblis la’natullah ‘alaih
4. Kufur I’radl yaitu berpaling dari islam, tidak membenarkan dan juga tidak mendustakan. (Thaha: 124).
5. Kufur nifaq yaitu mendustakan islam dengan hatinya dan memperlihatkan keimanan dengan lisan dan badannya, seperti kufurnya Abdullah bin Ubay bin Salul gembong munafiq.
6. Kufur syakk, yaitu meragukan kebenaran islam dan para rasul.
Sedangkan kufur ashgar adalah kufur yang tidak mengeluarkan pelakunya dari millah islam seperti berhukum dengan hukum selain Allah, dosa-dosa besar seperti zina, kufur kpd suami dsb.
Kufur ini bisa menjadi kufur akbar bila ia meyakini kehalalannya dengan mengatakan bahwa Allah menghalalkannya.